Selamat Datang
image

Abu Zahra

022-2000429 082121981001, 085214981001


Allah 'azza wa jalla berfirman: Sesungguhnya ajaran (yang diterima) di sisi Allah adalah Islam. Rasulullah berkata: Islam itu tinggi dan tidak ada ajaran yang mengungulinya. Imam 'Ali as berkata: Islam adalah jalan yang paling terang.
Kategori

Doa Hari Kedua Puluh Delapan

Doa Hari Kedua Puluh Delapan

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ هُوَ دُونَكَ. اللَّهُمَّ أَنْت الْكَبِيْرُ اْلأَكْبَرُ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ. اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنِي خَيْرَ مَا أَعْطَيْتَنِي, وَلاَ تَفْتِنِّي بِمَا مَنَعْتَنِي. اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا تُعْطِي عِبَادَكَ, مِنَ اْلأَهْلِ وَالْمَالِ وَالْوَلَدِ وَاْلإِيْمَانِ وَاْلأَمَانَةِ وَالْوَلَدِ النَّافِعِ غَيْرَ الضَّارِّ وَلاَ الْمُضِرِّ. اللَّهُمَّ إِنِّي إِلَيْكَ فَقِيْرٌ, وَمِنْكَ خَائِفٌ وَبِكَ مُسْتَجِيْرٌ

Allâhumma innî a'ûdzu bika min kulli syai`in huwa dûnak. Allâhumma antal kabîrul akbaru min kulli syai`. Allâhumma lâ tahrimnî khaira mâ a'thaitanî, walâ taftinnî bimâ mana'tanî. Allâhumma innî as`aluka khaira mâ tu'thî 'ibâdak, minal ahli wal mâli wal waladi wal îmâni wal amânati wal waladin nâfi'i ghairadh dhãrri walâl mudhirr. Allâhumma innî ilaika faqîr, wa minka khâ`ifun wa bika mustajîr.
Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari setiap sesuatu yang menjadi musuh-Mu. Ya Allah Engkau yang besar lagi maha besar dari setiap sesuatu. Ya Allah janganlah Engkau haramkan bagiku kebaikan yang Engkau berikan kepadaku, dan janganlah Engkau adakan fitnah dengan apa yang tidak Engkau berikan kepadaku. Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu berupa keluarga, harta, anak, keimanan, amanat dan anak yang berguna yang tidak susah dan menyusahkan. Ya Allah sungguh aku butuh kepada-Mu, takut kepada-Mu dan berlindung dengan-Mu.


اللَّهُمَّ لاَ تُبَدِّلِ اسْمِي, وَلاَ تُغَيِّرْ جِسْمِي, وَلاَ تُجْهِدْ بَلاَئِي, وَلاَ تُتْبِعْنِي بِبَلاَءٍ عَلَى أَثَرِ بَلاَءٍ. اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ غِنًى مُطْغٍ أَوْ هَوًى مُرْدٍ أَوْ عَمَلٍ مُخْزٍ

Allâhumma lâ tubaddilismî, walâ tughayyir jismî, walâ tujhid balâ`î, walâ tutbi'nî bibalâ`in 'alâ atsari balâ`. Allâhumma innî a'ûdzu bika min ghinan muthghin au hawan murdin au 'amalin mukhz.
Ya Allah janganlah Engkau ubah namaku, janganlah Engkau ganti tubuhku, janganlah Engkau payahkan aku dengan balaku, dan janganlah Engkau ikutkan aku dengan suatu bala kepada bekas suatu bala. Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekayaan yang menyesatkan, hawa (nafsu) yang menjerumuskan dan amal-perbuatan yang menghinakan.


اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي, وَاقْبَلْ تَوْبَتِي, وَأَظْهِرْ حُجَّتِي, وَاسْتُرْ عَوْرَتِي, وَاجْعَلْ مُحَمَّدًا وَآلَ مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَيْنَ أَوْلِيَائِي يَسْتَغْفِرُونَ لِي. اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَقُولَ قَوْلاً هُوَ مِنْ طَاعَتِكَ أُرِيْدُ بِهِ سِوَى وَجْهِكَ. اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ يَكُوْنَ غَيْرِي أَسْعَدَ بِمَا آتَيْتَنِي مِنِّي. اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ, وَمِنْ شَرِّ السُّلْطَانِ, وَمِنْ شَرِّ مَا تَجْرِي بِهِ اْلأَقْلاَمُ, وَأَسْأَلُكَ عَمَلاً بَارًّا, وَعَيْشًا قَارًّا, وَرِزْقًا دَارًّا. اللَّهُمَّ كَتَبْتَ اْلأَثَامَ, وَاطَّلَعْتَ عَلَى السَّرَائِرِ, وَحُلْتَ بَيْنَ الْقُلُوبِ, وَالْقُلُوبُ إِلَيْكَ مُصْغِيَةٌ, وَالسِّرُّ عِنْدَكَ عَلاَنِيَةٌ, وَإِنَّمَا أَمْرُكَ لِشَيْءٍ إِذَا أَرَدْتَهُ أَنْ تَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ

Allâhummaghfir lî dzunûbî, waqbal taubatî, wa azh-hir hujjatî, wastur auratî, waj'al muhammadan wa ãla muhammadinil mushthafaina auliyâ`î yastaghfirûna lî. Allâhumma innî a'ûdzu bika an aqûla qaulan huwa min thâ'atika urîdu bihi siwâ wajhik. Allâhumma innî a'ûdzu bika an yakûna ghairî as'ada bimâ ãtaitanî minnî. Allâhumma innî a'ûdzu bika min syarrisy syaithâni wa min syarris sulthân, wa min syarri mâ tajrî bihil aqlâm, wa as`aluka 'amalan bãrran wa 'aisyan qãrran, wa rizqan dãrrâ. Allâhumma katabtal atsâm, waththala'ta 'alas sarâ`ir, wa hulta bainal qulûb, wal qulûbu ilaika mushghiyah, was sirru 'indaka 'alâniyah, wa innamâ amruka lisyai`in idzâ aradtahu an taqûla lahu kun fayakûn.
Ya Allah ampunilah dosa-dosaku, terimalah tobatku, tampakkanlah hujjah-ku, tutuplah auratku, dan jadikanlah Muhammad dan keluarga Muhammad wali-waliku yang memohonkan ampunan bagiku. Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari mengatakan perkataan yang berupa ketaatan kepada-Mu yang dengannya aku menginginkan selain wajah-Mu. Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari ada orang lain yang lebih beruntung dariku dengan apa yang Engkau berikan kepadaku. Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan syaithân dari kejahatan sulthân (penguasa), dan dari kejahatan yang dengannya berjalan pena-pena, dan aku memohon kepada-Mu amal yang baik, kehidupan yang sejuk, dan rezeki yang banyak. Ya Allah Engkau mencatat segala dosa, Engkau melihat semua batin, Engkau halangi di antara hati-hati sedangkan hati-hati itu semuanya nyata bagi-Mu, segala yang rahasia terbuka di sisi-Mu, dan sesungguhnya urusan-Mu kepada sesuatu apabila Engkau menginginkannya, hanyalah Engkau berfirman kepadanya: Jadilah, lalu ia terjadi.


اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ, أَنْ تُدْخِلَ طَاعَتَكَ فِي كُلِّ عُضْوٍ مِنِّي لأََعْمَلَ بِهَا, ثُمَّ لاَ تُخْرِجْهَا مِنِّي أَبَدًا. اللَّهُمَّ وَأَسْأَلُكَ أَنْ تُخْرِجَ مَعْصِيَتَكَ مِنْ كُلِّ أَعْضَائِي بِِرَحْمَتِكَ ِلأَنْتَهِيَ عَنْهَا, ثُمَّ لاَ تُعِيْدُهَا إِلَيَّ أَبَدًا. اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي. اللَّهُمَّ كُنْتَ وَلاَ شَيْءَ قَبْلَكَ بِمَحْسُوْسٍ أَوْ يَكُونُ أَخِيْرًا, وَأَنْتَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ, تَنَامُ الْعُيُونُ وَتَغُوْرُ النُّجُومُ, وَلاَ تَأْخُذُكَ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ, صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ, وَفَرِّجْ هَمِّي وَغَمِّي, وَاجْعَلْ لِي مِنْ كُلِّ أَمْرٍ يُهِمُّنِي فَرَجًا وَمَخْرَجًا, وَثَبِّتْ رَجَاءَكَ فِي قَلْبِي لِتَصُدَّنِي عَنْ رَجَاءِ الْمَخْلُوقِيْنَ وَرَجَاءِ مَنْ سِوَاكَ حَتَّى لاَ يَكُوْنَ ثِقَتِي إِلاَّ بِكَ

Allâhumma innî as`aluka birahmatik, an tudkhila thâ'ataka fî kulli 'udhwin minnî li`a'mala bihâ, tsumma lâ tukhrijhâ minnî abadâ. Allâhumma wa as`aluka an tukhrija ma'shiyataka min kulli a'dhâ`î birahmatika li`antahiya 'anhâ, tsumma lâ tu'îduhâ ilayya abadâ. Allâhumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annî. Allâhumma kunta walâ syai`a qablaka bimahsûsin au yakûnu ãkhirâ, wa antal hayyul qayyûm, tanâmul 'uyûnu wa taghûrun nujûm, walâ ta`khudzuka sinatun walâ naum, shalli 'alâ muhammadin wa ãli muhammadin, wa farrij hammî wa ghammî, waj'al lî min kulli amrin yuhimmunî farajan wa makhrajâ, wa tsabbit rajâ`aka fî qalbî litashuddanî 'an rajâ`il makhlûqî na wa rajâ`i man siwâka hattâ lâ yakûna tsiqatî illâ bik.
Ya Allah aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu, supaya Engkau memasukkan ketaatan terhadap-Mu kepada setiap anggotaku agar aku bisa mengamalkannya, kemudian Engkau tidak mengeluarkannya lagi untuk selama-lamanya. Ya Allah aku memohon kepada-Mu untuk mengeluarkan maksiat kepada-Mu dari setiap anggota tubuhku dengan rahmat-Mu agar aku berhenti darinya, kemudian Engkau tidak mengembalikannya lagi kepadaku untuk selama-lamanya. Ya Allah sesungguhnya Engkau pemaaf suka memaafkan, maka maafkanlah aku. Ya Allah Engkau telah ada dan tidak ada sesuatu yang dapat disentuh sebelum-Mu atau ada sesuatu menjadi yang akhir (setelah-Mu), dan Engkau hidup lagi mandiri, semua mata tidur, dan seluruh bintang terbenam, dan Engkau tidak disentuh oleh kantuk dan tidak oleh tidur, curahkanlah shalawât kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, dan hilangkanlah kesulitanku dan kesedihanku, dan jadikanlah dari setiap urusan yang penting bagiku kelapangan dan jalan keluar, dan teguhkanlah harapan kepada-Mu di dalam hatiku untuk Engkau palingkan aku dari berharap kepada selain-Mu hingga kepercayaanku hanya kepada-Mu.

اللَّهُمَّ لاَ تَرُدَّنِي فِي غَمْرَةٍ سَاهِيَةٍ, وَلاَ تَسْتَدْرِجْنِي, وَلاَ تَكْتُبْنِي مِنَ الْغَافِلِيْنَ. إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُضِلَّ عِبَادَكَ, وَأَنْ أَسْتَرِيْبَ إِجَابَتَكَ. اللَّهُمَّ إِنَّ لِي ذُنُوبًا أَحْصَاهَا كِتَابُكَ, وَأَحَاطَ بِهَا عِلْمُكَ, وَلَطُفَ بِهَا خُبْرُكَ. وَأَنَا الْخَاطِئُ الْمُذْنِبُ, وَأَنْتَ الرَّبُّ الْغَفُورُ الْمُحْسِنُ, أَرْغَبُ إِلَيْكَ فِي التَّوْبَةِ وَاْلإِنَابَةِ, وَأَسْتَقِيْلُكَ مِمَّا سَلَفَ مِنِّي, فَاعْفُ عَنِّي وَاغْفِرْ لِي مَا سَلَفَ مِنْ ذُنُوبِي, إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

Allâhumma lâ taruddanî fî ghamratin sâhiyah, walâ tastadrijnî walâ taktubnî minal ghâfilîn. Innî a'ûdzu bika an udhilla 'ibâdaka wa an astarîba ijâbatak. Allâhumma inna lî dzunûban ahshâhâ kitâbuk, wa ahâtha bihâ 'ilmuk, wa lathufa bihâ khubruk, wa anal khâthi`ul mudznib, wa antar rabbul ghafûrul muhsin, arghabu ilaika fit taubati wal inâbah, wa astaqîluka mimmâ salafa minnî, fa'fu 'annî waghfir lî mâ salafa min dzunûbî, innaka antat tawwâbur rahîm.
Ya Allah janganlah Engkau kembalikan aku ke dalam kesengsaraan yang melupakan, janganlah Engkau istidrâj-kan aku (dicurahi karunia tetapi Engkau benci) dan janganlah Engkau tuliskan aku dari kalangan orang-orang yang lalai. Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari menyesatkan hamba-hamba-Mu dan dari keraguan kepada ijâbah-Mu. Ya Allah sesungguhnya aku punya dosa-dosa yang dihitung oleh kitab-Mu, diliputi oleh ilmu-Mu dan ilmu-Mu halus terhadapnya. Dan akulah pelaku salah lagi pembuat dosa, sedangkan Engkau Tuhan yang maha pengampun lagi berbuat kebaikan, aku berhasrat kepada-Mu dalam bertobat dan kembali, dan aku meminta kepada-Mu penghapusan dosaku yang telah lalu, maka maafkanlah aku dan ampunilah segala dosaku yang telah lampau, sesungguhnya Engkau maha penerima tobat lagi maha penyayang.


Catatan
Apabila perempuan yang membaca doa ini, maka kata al-khâthi`ul mudznib disesuaikan menjadi al-khâthi`atul mudznibah.

اللَّهُمَّ أَنْتَ أَوْلَى بِرَحْمَتِي مِنْ كُلِّ أَحَدٍ فَارْحَمْنِي, وَلاَ تُسَلِّطْ عَلَيَّ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ مَنْ لاَ يَرْحَمُنِي. اللَّهُمَّ وَلاَ تَجْعَلْ مَا سَتَرْتَ عَلَيَّ مِنْ أَفْعَالِ الْعُيُوبِ بِكَرَامَتِكَ اِسْتِدْرَاجًا لِتَأْخُذَنِي بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ, وَتَفْضَحَنِي بِذَالِكَ عَلَى رُؤُوْسِ الْخَلاَئِقِ, وَاعْفُ عَنِّي فِي الدَّارَيْنِ كُلِّهَا يَا رَبِّ فَإِنَّكَ غَفُورٌ رَحِيْمٌ. اللَّهُمَّ إِنْ لَمْ أَكُنْ أَهْلاً أَنْ أَبْلُغَ رَحْمَتَكَ, فَإِنَّ رَحْمَتَكَ أَهْلٌ أَنْ تَبْلُغَنِي وَتَسَعَنِي, لأَنَّهَا وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ, وَأَنَا شَيْءٌ فَلْتَسَعْنِي رَحْمَتُكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Allâhumma anta aulâ birahmatî min kulli ahadin farhamnî, walâ tusallith 'alayya fid dun-yâ wa ãkhirati man lâ yarhamunî. Allâhumma walâ taj'al mâ satarta 'alayya min af'âlil 'uyûbi bikarâmatika istidrâjan lita`khudzanî bihi yaumal qiyâmah, wa tafdhahanî bidzâlika 'alâ ru`ûsil khalâ`iq, wa'fu 'annî fid dâraini kullihâ yâ rabbi fa`innaka ghafûrun rahîm. Allâhumma in lam akun ahlan an ablugha rahma-taka fa`inna rahmataka ahlun an tablughanî wa tasa'anî, li`annahâ wasi'at kulla syai`, wa anâ syai`un faltasa'nî rahmatuka yâ arhamar râhimîn.
Ya Allah Engkau yang paling berhak dengan rahmat kepadaku dari setiap makhluk, maka rahmatilah aku, dan janganlah Engkau kuasakan atasku makhluk yang tidak sayang kepadaku di dunia dan akhirat. Ya Allah janganlah Engkau jadikan aib yang Engkau tutup dengan kemuliaan-Mu sebagai istidrâj untuk kemudian Engkau siksa aku dengannya pada hari kiamat, dan Engkau bukakan keburukanku dengan hal itu di hadapan para makhluk, tetapi maafkanlah aku di dua negeri (dunia dan akhirat) semuanya, wahai Tuhanku, sungguh Engkau maha pengampun lagi maha penyayang. Ya Allah jika aku tidak ahli untuk menggapai rahmat-Mu, maka sungguh rahmat-Mu ahli untuk menggapaiku dan meliputiku, sebab ia itu meliputi segala sesuatu, dan aku adalah sesuatu, maka hendaklah rahmat-Mu meliputiku wahai yang maha pengasih dari semua yang mengasihi.

 
اللَّهُمَّ فَخُصَّنِي يَا سَيِّدِي وَمَوْلاَيَ, يَا إِلَهِي وَيَا كَهْفِي, وَيَا حِرْزِي وَيَا قُوَّتِي, وَيَا جَابِرِي وَيَا خَالِقِي وَيَا رَازِقِي بِمَا خَصَصْتَهُمْ بِهِ وَوَفِّقْنِي لِمَا وَفَّقْتَهُمْ لَهُ, وَارْحَمْنِي كَمَا رَحِمْتَهُمْ, رَحْمَةً لاَمَّةً تَامَّةً عَامَّةً يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. يَا مَنْ لاَيَشْغَلُهُ سَمْعٌ عَنْ سَمْعٍ, يَا مَنْ لاَ يُغَلِّطُهُ السَّائِلُونَ, وَيَا مَنْ لاَيُبْرِمُهُ إِلْحَاحُ الْمُلِحِّيْنَ, أَذِقْنِي بَرْدَ عَفْوِكَ وَحَلاَوَةَ ذِكْرِكَ وَرَحْمَتِكَ

Allâhumma fakhushshanî yâ sayyidî, yâ ilâhî wayâ kahfî, wayâ hirzî wayâ quwwatî, wayâ jâbirî wayâ khâliqî wayâ râziqî bimâ khashashtahum bih, wa waffiqnî limâ waffaqtahum lah, warhamnî kamâ rahimtahum, rahmatan lãmmatan tãmmatan 'ãmmatan yâ arhamar râhimîn. Ya man lâ yasyghalahu sam'un 'an sam', yâ man lâ yughallithuhus sâ`ilûn, wayâ man lâ yubrimuhu ilhâhul mulihhîn, adziqnî barda 'afwika wa halâwata dzikrika wa rahmatik.
Ya Allah wahai junjunganku, wahai tuanku yang maha mulia (sayyidî), wahai Tuhanku, wahai tempat perlindungku, wahai perlindunganku, wahai kekuatanku, wahai penguasaku, wahai penciptaku, wahai pemberi rezekiku, tentukanlah aku dengan apa yang Engkau telah khususkan kepada mereka dengannya, berilah aku taufîq terhadap apa yang Engkau telah berikan taufîq kepada mereka, rahmatilah aku sebagaimana Engkau telah merahmati mereka, dengan rahmat yang menyentuh, yang sempurna lagi merata, wahai Tuhan yang maha pengasih dari semua yang mengasihi. Wahai Tuhan yang tidak disibukkan Dia oleh satu pendengaran dari pendengaran yang lain, wahai Tuhan yang tidak dikacaukan Dia oleh para peminta, wahai Tuhan yang tidak dijemukan Dia oleh rengekan para pendoa, rasakanlah kepadaku kesejukkan maaf-Mu dan manisnya mengingat-Mu serta kasih-Mu.


 اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ لِمَا تُبْتُ إِلَيْكَ مِنْهُ ثُمَّ عُدْتُ فِيْهِ. وَأَسْتَغْفِرُكَ لِلنِّعَمِ الَّتِي أَنْعَمْتَ بِهَا عَلَيَّ فَقَوِيْتُ بِهَا عَلَى مَعْصِيَتِكَ. وَأَسْتَغْفِرُكَ لِكُلِّ أَمْرٍ أَرَدْتُ بِهِ وَجْهَكَ فَخَالَطَنِي فِيْهِ مَا لَيْسَ لَكَ .وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا وَعَدْتُكَ مِنْ نَفْسِي ثُمَّ أَخْلَفتُكَ. وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا دَعَانِي إِلَيْهِ الْهَوَى مِنْ قَبُولِ الرُّخَصِ فِيْمَا آتَيْتَهُ مِمَّا عِنْدَكَ هُوَ حَرَامٌ. وَأَسْتَغْفِرُكَ لِلذُّنُوبِ الَّتِي لاَ يَعْلَمُهَا غَيْرُكَ, وَلاَ يَسَعُهَا إِلاَّ حِلْمُكَ وَعَفْوُكَ. وَأَسْتَغْفِرُكَ لِكُلِّ يَمِيْنٍ حَنَثْتُ فِيْهَا عِنْدَكَ, يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ, يَا مَنْ عَرَّفَنِي نَفْسَهُ لاَ تَشْغَلْنِي بغَيْرِكَ, وَلاَ تَكِلْنِي إِلَى سِوَاكَ, وَأَغْنِنِي بِكَ عَنْ كُلِّ مَخْلُوقٍ غَيْرِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ, وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِهِ الطَّاهِرِيْنَ

Allâhumma innî astaghfiruka limâ tubtu ilaika minhu tsumma 'udtu fîh. Wa astaghfiruka linni'amil latî a'amta bihâ 'alayya faqawîtu bihâ 'alâ ma'shiyatik. Wa astaghfiruka likulli amrin aradtu bihâ wajhaka fakhâlathanî fîhi mâ laisa lak. Wa astaghfiruka limâ wa'adtuka min nafsî tsumma akhlaftuk. Wa astaghfiruka limâ da'ânî ilaihil hawâ min qabûlir rukhashi fîmâ ãtaitahu mimmâ 'indaka huwa harâm. Wa astaghfiruka lidzdzunûbil latî lâ ya'lamuhâ ghairuk, walâ yasa'uhâ illâ hilmuka wa 'afwuka. Wa astaghfiruka likulli yamînin hanatstu fîhâ 'indak, yâ dzal jalâli wal ikrâm, yâ man 'arrafanî nafsahu lâ tasyghalnî bighairik, walâ takilnî ilâ siwâk, wa aghninî bika 'an kulli makhlûqin ghairika yâ arhamar rahimîn, wa shallallâhu 'alâ muhammadin wa ãlihith thâhirîn.
Ya Allah sungguh aku memohon ampun kepada-Mu terhadap dosa yang aku telah bertobat darinya, kemudian aku kembali lagi melakukannya. Aku memohon ampun kepada-Mu bagi kenikmatan yang telah Engkau anugerahkan kepadaku hingga dengannya aku menjadi kuat dalam maksiat kepada-Mu. Aku memohon ampun kepada-Mu bagi setiap urusan yang dengannya aku mengharapkan rido-Mu, lalu ada yang mencampuriku hingga tidak ikhlas karena-Mu. Aku memohon ampun kepada-Mu terhadap janji yang telah kuikrarkan kepada-Mu dari diriku, kemudian aku menyalahi-Mu. Aku memohon ampun kepada-Mu terhadap dosa yang hawa (nafsuku) telah mengajakku untuk berlaku toleran dalam melanggar yang haram. Aku memohon ampun kepada-Mu bagi dosa-dosa yang hanya diketahui oleh-Mu, dan tidak meliputinya selain kesabaran-Mu dan maaf-Mu. Aku memohon ampun kepada-Mu bagi setiap sumpah yang aku telah melanggarnya di sisi-Mu, wahai yang punya keagungan dan kemuliaan, wahai yang telah mengenalkan diri-Nya kepadaku, janganlah Engkau sibukkan aku dengan selain-Mu, dan janganlah Engkau serahkan aku kepada selain-Mu, cukupkanlah aku dengan-Mu dari setiap makhluk selain-Mu wahai yang maha pengasih dari semua yang mengasihi, dan Allah bershalawât kepada Muhammad dan keluarganya yang suci.

Sun, 13 Jul 2014 @14:18


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 Abu Zahra · All Rights Reserved