Selamat Datang
image

Abu Zahra

022-2000429 082121981001, 085214981001


Allah 'azza wa jalla berfirman: Sesungguhnya ajaran (yang diterima) di sisi Allah adalah Islam. Rasulullah berkata: Islam itu tinggi dan tidak ada ajaran yang mengungulinya. Imam 'Ali as berkata: Islam adalah jalan yang paling terang.
Kategori

Kemiripan 'Ali dengan Para Nabi dan Jibril

Kemiripan 'Ali dengan Para Nabi dan Jibrîl as
   
1- عَنْ رَبِيْعَةِ بْنِ نَاجِدٍ عَنْ عَلِيٍّ عَلَيْهِ السَّلاَمُ قَالَ : دَعَانِي رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ آلِهِ وَ سَلَّمَ فَقَالَ : يَا عَلِيُّ إِنَّ فِيْكَ مِنْ عِيْسَى مَثَلاً أَبْغَضَتْهُ الْيَهُودُ حَتَّى بَهَتُوا أُمَّهُ, وَ أَحَبَّتْهُ النَّصَارَى حَتَّى أَنْزَلُوهُ بِالْمَنْزِلَةِ الَّتِي لَيْسَ بِهَا. قَالَ : وَ قَالَ عَلِيٌّ عَلَيْهِ السَّلاَمُ : أَ لاَ وَ إِنَّهُ يَهْلِكُ فِيَّ مُحِبٌّ مُطْرِئٌ يُفْرِطُنِي بِمَا لَيْسَ فِيَّ, وَ مُبْغِضٌ مُفْتَرٍ يَحْمِلُهُ شَنَآنِي عَلَى أَنْ يَبْهَتَنِي
Dari Rabî‘ah bin Nâjid dari ‘Ali as berkata: Rasûlullâh saw memanggilku, lalu beliau berkata, “Wahai ‘Ali, sesungguhnya padamu ada kemiripan dengan ‘Îsâ as dia dibenci kaum yahudi sampai mereka menuduh ibunya, dan dicintai kaum nasrani sampai mereka menempatkannya dengan kedudukan yang tidak ada dengannya.” Rabî‘ah berkata: Dan ‘Ali as telah berkata, “Ketahuilah, dan sesungguhnya orang celaka tentangku, yaitu pencinta yang berlebihan, dia melebihkanku dengan apa yang tidak ada padaku dan pembenci yang berlebihan yang kebenciannya membawanya kepada durhaka kepadaku.” 
   
    2- عَنْ عَلِيٍّ عَلَيْهِ السَّلاَمُ قَالَ : جِئْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فِي مَلأٍ مِنْ قُرَيْشٍ فَنَظَرَ إِلَيَّ وَ قَالَ : يَا عَلِيُّ إِنَّ مَثَلَكَ فِي هَذِهِ الأُمَّةِ كَمَثَلِ عِيْسَى بْنِ مَرْيَمَ أَحَبَّهُ قَوْمُهُ فَأَفْرَطُوا فِيْهِ, فَصَاحَ الْمَلأَُ الَّذِيْنَ عِنْدَهُ وَ قَالُوا : شَبَّهَ ابْنَ عَمِّهِ بِعِيْسَى فَأَنْزَلَ الْقُرْآنَ : وَ لَمَّا ضَرَبَ ابْنَ مَرْيَمَ إِذَا قَوْمُكَ مِنْهُ يَصِدُّونَ
Dari ‘Ali as berkata: Saya datang kepada Rasûlullâh saw yang beliau sedang menghadapi para pembesar Quraisy, lalu beliau memandang kepadaku seraya berkata, “Wahai ‘Ali, perumpamaanmu pada ummat ini seperti perumpamaan 'Îsâ putra Maryam yang dicintai kaumnya lalu mereka melewati batas padanya.” Maka bersoraklah para pembesar yang ada di sisinya dan mereka berkata, “Dia telah menyerupakan anak pamannya dengan ‘Îsâ.” Maka Dia (Allah ‘azza wa jalla) menurunkan (ayat) Al-Quran, Wa lammâ dharaba ibna maryama matsalan idzâ qaumuka yashiddûn (Dan tatkala putra Maryam dijadikan perumpamaan, tiba-tiba kaummu (kaum Quraisy) bersorak karenanya ).  

3- عَنْ أَبِي الْحَمْرَاءِ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ : مَنْ أَرَادَ أَنْ يَنْظُرَ إِلَى آدَمَ فِي عِلْمِهِ, وَ إِلَى نُوحٍ فِي فَهْمِهِ, وَ إِلَى إِبْرَاهِيْمَ فِي حِلْمِهِ, وَ إِلَى يَحْيَى بْنِ زَكَرِيَّا فِي زُهْدِهِ, وَ إِلَى مُوسَى بْنِ عِمْرَانَ فِي بَطْشِهِ فَلْيَنْظُرْ إِلَى عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ
Dari Abû Al-Hamrâ` berkata: Rasûlullâh saw telah berkata, “Siapa yang ingin memandang kepada Ãdam dalam ilmunya, kepada Nûh dalam pemahamannya, kepada Ibrâhîm dalam kesabarannya, kepada Yahyâ putra Zakariyyâ dalam kezuhudannya, kepada Mûsâ putra ‘Imrân dalam keberaniannya, maka pandanglah kepada ‘Ali bin Abî Thâlib.” 

4- عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ قَالَ : مَنْ أَرَادَ أَنْ يَنْظُرَ إِلَى إِبْرَاهِيْمَ فِي حِلْمِهِ, وَ إِلَى نُوحٍ فِي حُكْمِهِ, وَ إِلَى يُوسُفَ فِي جَمَالِهِ فَلْيَنْظُرْ إِلَى عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ
Dari Ibnu ‘Abbâs bahwa Rasûlullâh saw telah berkata, “Siapa yang ingin memandang kepada Ibrâhîm dalam sabarnya, kepada Nûh dalam bijaknya, kepada Yûsuf dalam ketampanannya, maka pandanglah ‘Ali bin Abî Thâlib.”  

5- قِيْلَ : يَا رَسُولَ اللهِ كَيْفَ يَسْتَطِيْعُ عَلِيٌّ عَلَيْهِ السَّلاَمُ أَنْ يَحْمِلَ لِوَاءَ الْحَمْدِ ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ : وَكَيْفَ لاَ يَسْتَطِيْعُ ذَلِكَ وَ قَدْ أُعْطِيَ خِصَالاً شَتَّى: صَبْرًا كَصَبْرِي, وَ حُسْنًا كَحُسْنِ يُوسُفَ, وَ قُوَّةً كَقُوَّةِ جِبْرِيْلَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ
Telah ditanyakan (kepada Nabi saw): Wahai Rasulullah, bagaimana bisa ‘Ali as membawa liwâ`al hamd (bendera pujian)? Maka Rasûlullâh saw berkata, “Bagaimana dia tidak bisa terhadap yang demikian sedang dia telah diberi kelebihan yang bermacam-macam: Kesabaran seperti sabarku, keindahan seperti keindahan Yûsuf, dan kekuatan seperti kekuatan Jibrîl as.” 

Catatan
Imam ‘Ali as banyak kemiripan dengan para nabi sebelumnya sebagaimana yang Rasûlullâh saw ungkapkan, periksalah kitab-kitab berikut: Al-Riyâdh Al-Nadhrah 2/318, 202; Kanz Al-‘Ummâl 1/264, 226, 6/158, 355; Al-Mustadrak 3/143; Musnad Al-Imâm Ahmad bin Hanbal 1/160; Majma‘ Al-Zawâ`id 9/133; Nûr Al-Abshâr hal. 72.

Sun, 30 Mar 2014 @06:51


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 Abu Zahra · All Rights Reserved