Selamat Datang
image

Abu Zahra

022-2000429 081220891192 083829417557


Allah 'azza wa jalla berfirman: Sesungguhnya ajaran (yang diterima) di sisi Allah adalah Islam. Rasulullah berkata: Islam itu tinggi dan tidak ada ajaran yang mengungulinya. Imam 'Ali as berkata: Islam adalah jalan yang paling terang.
Kategori

Apa yang Mesti Dilakukan Kaum Muslim pada Hari Raya Fithri?

Pada hari raya orang-orang yang ahli kebaikan diberi pahala sedang orang-orang yang melakukan kesalahan merugi, maka seharusnya kaum muslim pada hari raya itu tidak berfoya-foya, berhura-hura dan bergembira riya, tetapi merenunglah antara harap dan cemas.

Harapannya: Dosa-dosanya diampuni, shaumnya diterima, ibadah malamnya disyukuri serta diberi pahala yang besar dan memang hari raya itu diperuntukkan baginya.

Cemasnya: Hari raya bukan buat mereka, dosa-dosanya tidak diampuni, shaumnya selama sebulan ditolak, ibadah malamnya tidak disyukuri dan tidak mendapatkan pahala apa-apa selain lapar, dahaga dan letih sebagaimana yang telah disinyalir Rasulullah saw, "Alangkah banyaknya orang yang melaksanakan shaum, tetapi tidak mendapatkan apa-apa dari shaumnya itu selain lapar, dahaga dan letih (karena banyak ibadah)." Coba renungkanlah, bagaimana jika yang begitu itu antara lain kita? Sangat banyak kekeliruan yang dilakukan kaum muslim pada setiap tahunnya dalam merayakan 'îdul fithri.

Hari Raya yang Sesungguhnya
Suwaid bin Ghaflah datang kepada Imam 'Ali as pada hari raya, di sisi beliau ada piring berisi roti gandum dan ada mangkuk berisi susu yang dimasak dengan tepung, lalu Suwaid berkata kepadanya, "Wahai Amîrul Mu`minîn, hari raya dan khathîfah (susu dimasak dengan tepung)?" Beliau berkata, "Ini hari raya bagi orang yang diampuni dosanya!"

Beliau juga mengatakan pada sebagian hari raya, "Hari raya itu hanya bagi orang yang Allah terima shiyâm-nya dan Dia syukuri qiyâm-nya, dan setiap hari yang padanya kamu tidak melakukan maksiat kepada Allah, maka ia adalah hari raya."

Imam Hasan as putranya berkata kepada segolongan manusia yang merayakan hari raya dengan bermain dan tertawa, "Sesungguhnya Allah telah menjadikan bulan Ramadhân sesuatu yang rahasia bagi hamba-hamba-Nya, lalu sebagian dari mereka bergegas taat kepada-Nya dan kepada rido-Nya hingga mereka beruntung, dan sebagian yang lain tidak seperti itu hingga mereka merugi. Heran sungguh heran pada orang yang tertawa lagi bermain pada hari yang padanya diberi pahala ahli kebaikan dan padanya merugi orang-orang yang tidak baik. Demi Allah, kalaulah disingkapkan tabir, niscaya mereka tahu yang baik sibuk dengan kebaikannya dan yang tidak baik sibuk dengan keburukannya."

Jadi hari raya itu diperuntukkan bagi orang-orang yang saleh di sisi Allah. Dan setiap hari akan menjadi hari raya bagi orang yang tidak melakukan dosa!

Tue, 25 Mar 2014 @22:28


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 4+1+2

Copyright © 2018 Abu Zahra · All Rights Reserved