Selamat Datang
image

Abu Zahra

022-2000429 082121981001, 085214981001


Allah 'azza wa jalla berfirman: Sesungguhnya ajaran (yang diterima) di sisi Allah adalah Islam. Rasulullah berkata: Islam itu tinggi dan tidak ada ajaran yang mengungulinya. Imam 'Ali as berkata: Islam adalah jalan yang paling terang.
Kategori

Peringatan Bagi Wanita

PERINGATAN BAGI KAUM WANITA
Oleh Abu Fathi Rabbani

Dari Muhammad bin 'Ali Al-Ridhâ dari ayahnya Al-Ridhâ, dari ayahnya Mûsâ bin Ja'far, dari ayahnya Ja'far bin Muhammad, dari ayahnya Muhammad bin 'Ali, dari ayahnya 'Ali bin Al-Husain, dari ayahnya Al-Husain bin 'Ali, dari ayahnya Amîrul Mu`minîn 'Ali bin Abî Thâlib as berkata: Suatu hari, aku dan Fâthimah masuk ke (rumah) Rasulullah saw, lalu kami mendapati beliau sedang menangis dengan tangisan yang keras. Aku bertanya kepadanya, "Yâ Rasûlallâh, apa yang telah menyebabkan engkau menangis?" Beliau berkata, "Wahai 'Ali, pada malam aku di-isrâ-kan ke langit, aku lihat sejumlah wanita dari ummatku berada di dalam siksaan yang keras, aku ingkari keadaan mereka sampai aku menangis karena kerasnya siksaan yang mereka terima."

Setelah Rasulullah saw menjelaskan macam-macam siksa yang diderita sebagian wanita dari kalangan ummatnya, putri beliau Fâthimah Al-Zahrâ as berkata kepada ayahandanya, "Kekasihku dan penyejuk mataku, ceritakan kepadaku perbuatan dan perjalanan hidup mereka sehingga Allah menimpakan siksaan seperti itu kepada mereka."

Di bawah ini adalah jawaban beliau tentang sebab dan akibat dari perbuatan kaum wanita yang disiksa yang dipaparkan Rasulullah saw kepada 'Ali bin Abî Thâlib dan Fâthimah as.

1.   Wanita yang digantung dengan rambutnya di atas api neraka hingga mendidih otak kepalanya. Mereka adalah wanita yang tidak menutup rambutnya dari pandangan kaum lelaki (yang bukan muhrimnya).

2.   Wanita yang digantung dengan lidahnya dan air yang mendidih dikucurkan ke dalam kerongkongannya. Mereka adalah wanita yang menyakiti hati suaminya.

3.   Wanita yang digantung dengan kedua teteknya di atas api neraka. Mereka adalah wanita yang tidak mau digauli suaminya.

4.   Wanita yang memakan dagingnya sendiri sedangkan api neraka membakar di bawahnya. Mereka adalah wanita yang bersolek untuk manusia (yang bukan suaminya).

5.   Wanita yang kedua kakinya diikat kepada kedua tangannya dan ular-ular serta kalajengking-kalajengking yang berbisa dilepaskan atasnya. Mereka adalah wanita yang tidak bersuci, pakaiannya mengandung najis, tidak (sempurna dalam) mandi janabah dan mandi haid dan suka meremehkan shalat.

6.   Wanita yang tuli, buta dan bisu di dalam peti neraka sehingga otaknya mengalir dari kedua lubang hidungnya dan anggota tubuhnya terpotong-potong seperti terkena penyakit kusta. Mereka adalah wanita yang melahirkan anak dari perzinaan (hasil hubungan dengan lelaki lain), kemudian anaknya itu dianggap dari suaminya.

7.   Wanita yang digantung kedua kakinya di dalam tungku api neraka. Mereka adalah wanita yang keluar dari rumahnya (bepergian yang tidak lazim) tanpa seizin suaminya.

8.   Wanita yang daging tubuhnya dicabik-cabik dengan gunting-gunting neraka dari depannya dan dari belakangnya. Mereka adalah wanita yang memamerkan tubuhnya kepada kaum lelaki.

9.   Wanita yang muka dan kedua tangannya dibakar sedangkan dia (mesti) memakan ususnya sendiri. Mereka itu adalah wanita yang menjadi germo.

10.   Wanita yang kepalanya menyerupai kepala babi dan tubuhnya seperti tubuh keledai, dia disiksa dengan sejuta macam siksaan. Mereka adalah wanita pendusta dan suka mengadu-ngadu orang.

11.   Wanita yang rupa wajahnya seperti anjing, dan api neraka masuk ke dalam duburnya sehingga api itu keluar dari mulutnya, dan sejumlah malaikat memukuli kepala dan tubuhnya dengan cambuk-cambuk neraka. Mereka adalah wanita yang menjadi penyanyi, peratap dan penghasud.

Itulah gambaran hidup setelah kematian bagi kaum wanita yang perilakunya seperti di atas. Kisah tersebut merupakan 'kasih' Allah 'azza wa jalla agar muslimat merubah perilakunya. Dan kepada kaum lelaki yang dijuluki di dalam Kitab Suci ar-rijâlu qawwâmûna 'alan nisâ , dan juga sebagai kepala rumah-tangga bahkan ada yang sebagai kepala negara, sejauh mana rasa tanggung jawab mereka dan kasih-sayangnya yang tulus secara Islam kepada kaum perempuan? [Madînah Al-Balâghah 2/112-116]

Firman Allah 'azza wa jalla mengingatkan kaum lelaki, Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya adalah malaikat-malaikat  yang kasar, yang keras yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka, dan mereka senantiasa melaksanakan apa yang diperintahkan. [Al-Quran, Sûrah Al-Tahrîm 66/6]

Thu, 6 Mar 2014 @20:31


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 Abu Zahra · All Rights Reserved