Selamat Datang
image

Abu Zahra

022-2000429 081220891192 083829417557


Allah 'azza wa jalla berfirman: Sesungguhnya ajaran (yang diterima) di sisi Allah adalah Islam. Rasulullah berkata: Islam itu tinggi dan tidak ada ajaran yang mengungulinya. Imam 'Ali as berkata: Islam adalah jalan yang paling terang.
Kategori

Keluarga Muslim [4]

MENIKAH DAN REZEKI

Menikah itu mendatangkan rezeki; suami punya jatah rezeki dan istri juga punya jatah rezeki dan kalau dipadukan dalah ikatan rumah tangga, maka rezeki mereka akan bertambah, begitulah yang disebutkan dalam Al-Quran dan Sunnah Rasûlullâh saw. Tetapi terkadang manusia tidak yakin akan kemurahan Allah 'azza wa jalla hingga tidak mau nikah karena dibayangi kesusahan ekonomi, dibayangkan ketika sendirian penghasilah segini, maka bagaimana kalau ada istri, dan setelah itu ada anak. Padahal anak istri tidak pernah memakan dari rezekinya, sebab masing-masing hanya memakan dari rezekinya. Allah 'azza wa jalla berfirman:

    وَ أَنْكِحُوا الأَيَّامَى مِنْكُمْ وَ الصَّالِحِيْنَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَ إمَائِكُمْ إِنْ كَانُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللهُ مِنْ فَضْلِهِ وَ اللهُ وَاسٍعٌ عَلِيْمٌ
Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu dan orang-orang yang layak (untuk menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan, apabila mereka miskin Allah akan mencukupinya dengan karunia-Nya dan Allah maha luas lagi maha mengetahui.

    وَ لاَ تَقْتُلُوا أَوْلاَدَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلاَقٍ نَحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَ إِيَّاكُمْ
Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin, Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu.

وَ لاَ تَقْتُلُوا أَوْلاَدَكُمْ مِنْ إِمْلاَقٍ نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَ إِيَّاهُمْ
Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena kemiskinan, Kamilah yang memberi rezeki kepada kepadamu dan mereka. 

Orang-orang yang ingin menikah tetapi tidak punya keberanian untuk menikah karena takut kemiskinan, maka secara aqîdah sangatlah lemah, sebab dia telah berburuk sangka kepada Allah   
   
عَنْ وَلِيدِ بْنِ صَبِيحٍ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ع قَالَ مَنْ تَرَكَ التَّزْوِيجَ مَخَافَةَ الْعَيْلَةِ فَقَدْ أَسَاءَ بِاللَّهِ الظَّنَّ
 Dari Walîd bin Shabîh dari Abû 'Abdillâh as berkata, "Siapa yang meninggalkan nikah karena takut miskin, maka sesungguhnya dia telah berburuk sangka kepada Allah."  

عَنْ هِشَامِ بْنِ سَالِمٍ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ع قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ ص فَشَكَا إِلَيْهِ الْحَاجَةَ فَقَالَ تَزَوَّجْ فَتَزَوَّجَ فَوُسِّعَ عَلَيْهِ
Dari Hisyâm bin Sâlim dari Abû 'Abdillâh as berkata, "Ada seorang lelaki datang kepada Nabi saw, lalu dia mengadukan kebutuhan kepadanya, maka berkatalah beliau, 'Menikahlah kamu.' Kemudian dia menikah, maka diluaskanlah rezekinya."  

عَنْ أَبِي بَصِيرٍ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ع قَالَ أَتَى رَسُولَ اللَّهِ ص شَابٌّ مِنَ الْأَنْصَارِ فَشَكَا إِلَيْهِ الْحَاجَةَ فَقَالَ لَهُ تَزَوَّجْ فَقَالَ الشَّابُّ إِنِّي لَأَسْتَحْيِي أَنْ أَعُودَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ ص فَلَحِقَهُ رَجُلٌ مِنَ الْأَنْصَارِ فَقَالَ إِنَّ لِي بِنْتاً وَسِيمَةً فَزَوَّجَهَا إِيَّاهُ قَالَ فَوَسَّعَ اللَّهُ عَلَيْهِ [قَالَ] فَأَتَى الشَّابُّ النَّبِيَّ ص فَأَخْبَرَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ص يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ عَلَيْكُمْ بِالْبَاهِ
Dari Abû Bashîr dari Abû 'Abdillâh as berkata, "Ada seorang pemuda dari Anshâr datang kepada Rasûlullâh saw, lalu dia mengadukan kebutuhan kepadanya, maka beliau berkata kepadanya, 'Menikahlah.' Kemudian si pemuda itu berkata, 'Sesungguhnya aku malu kembali lagi kepada Rasûlullâh saw, lalu seorang lelaki dari Anshâr berjumpa dengannya, maka dia berkata, 'Sesungguhnya saya punya seorang anak perempuan wasîmah (yang elok mukanya), kemudian dia menikahkannya kepadanya, maka Allah meluaskan rezekinya. Kemudian si pemuda itu datang kepada Nabi saw dan dia menceritakan kepadanya, maka Rasûlullâh saw berkata,. 'Hai para pemuda, hendaklah kalian menikah.'" 

عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَمَّارٍ قَالَ قُلْتُ لِأَبِي عَبْدِ اللَّهِ ع الْحَدِيثُ الَّذِي يَرْوِيهِ النَّاسُ حَقٌّ أَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ ص فَشَكَا إِلَيْهِ الْحَاجَةَ فَأَمَرَهُ بِالتَّزْوِيجِ فَفَعَلَ ثُمَّ أَتَاهُ فَشَكَا إِلَيْهِ الْحَاجَةَ فَأَمَرَهُ بِالتَّزْوِيجِ حَتَّى أَمَرَهُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ فَقَالَ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ ع [نَعَمْ] هُوَ حَقٌّ ثُمَّ قَالَ الرِّزْقُ مَعَ النِّسَاءِ وَ الْعِيَالِ
Dari Ishâq bin 'Ammâr brkata: Saya telah berkata kepada Abû 'Abdillâh as, "Hadîts yang diriwayatkan oleh orang-orang itu benar bahwa ada seorang lelaki datang kepada Nabi saw, lalu dia mengadukan kebutuhan kepadanya, maka beliau menyuruhnya menikah, kemudian dia menikah, kemudian dia datang lagi kepadanya, dia mengadukan kebutukan kepadanya, maka beliau menyuruhnya menikah lagi sehingga beliau menyuruhnya tiga kali?" Maka Abû 'Abdillâh as berkata, "Dia itu benar." Beliau berkata, "Rezeki bersama istri-istri dan tanggungan keluarga."   

عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جَعْفَرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ آبَائِهِ ع قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ص مَنْ تَرَكَ التَّزْوِيجَ مَخَافَةَ الْعَيْلَةِ فَقَدْ أَسَاءَ ظَنَّهُ بِاللَّهِ عَزَّ وَ جَلَّ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَ جَلَّ يَقُولُ إِنْ يَكُونُوا فُقَراءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ
Dari Muhammad bin Ja'far dari ayahnya dari ayah-ayahnya as berkata: Rasûlullâh saw telah berkata, "Siapa yang tidak mau menikah karena takut miskin, maka sesungguhnya dia telah buruk sangkaannya kepada Allah 'azza wa jalla, Dia berfirman, Apabila mereka faqîr (miskin) niscaya Allah memberikan kecukupan kepada mereka dari karunia-Nya." 
 
عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى قَالَ حَدَّثَنِي عَاصِمُ بْنُ حُمَيْدٍ قَالَ كُنْتُ عِنْدَ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ع فَأَتَاهُ رَجُلٌ فَشَكَا إِلَيْهِ الْحَاجَةَ فَأَمَرَهُ بِالتَّزْوِيجِ قَالَ فَاشْتَدَّتْ بِهِ الْحَاجَةُ فَأَتَى أَبَا عَبْدِ اللَّهِ ع فَسَأَلَهُ عَنْ حَالِهِ فَقَالَ لَهُ اشْتَدَّتْ بِيَ الْحَاجَةُ فَقَالَ فَفَارِقْ ثُمَّ أَتَاهُ فَسَأَلَهُ عَنْ حَالِهِ فَقَالَ أَثْرَيْتُ وَ حَسُنَ حَالِي فَقَالَ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ ع إِنِّي أَمَرْتُكَ بِأَمْرَيْنِ أَمَرَ اللَّهُ بِهِمَا قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَ جَلَّ وَ أَنْكِحُوا الْأَيامى مِنْكُمْ إِلَى قَوْلِهِ وَ اللَّهُ واسِعٌ عَلِيمٌ وَ قَالَ إِنْ يَتَفَرَّقا يُغْنِ اللَّهُ كُلًّا مِنْ سَعَتِهِ
Dari Ibnu Abî Lailâ berkata: Telah menyampaikan hadîts kepadaku 'Âshim bin Humaid dia berkata: Adalah saya di sisi Abû 'Abdillâh as, lalu datanglah kepadanya seorang laki-laki, dia mengadukan kebutuhan kepadanya, maka beliau menyuruhnya menikah. Dia berkata: Maka (setelah menikah) dia bertambah sangat kebutuhannya, lalu dia datang kepada Abû 'Abdillâh as, lalu beliau bertanya kepadanya tentang keadaannya, maka dia berkata kepadanya, "Kebutuhaku semakin sangat." Lalu beliau berkata, "Maka ceraikanlah." Kemudian dia mendatanginya lagi, lalu beliau bertanya kepadanya tentang keadaannya, maka dia berkata, "Saya telah kaya dan keadaanku telah menjadi baik." Maka Abû 'Abdillâh as berkata, "Aku menyuruhmu dengan dua perintah, Allah telah memerintahkan keduanya,  Allah 'azza wa jalla berfirman, Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian darimu sampai firman-Nya dan Allah maha luas lagi maha mengetahui . Dan Dia berfirman, Jika keduanya bercerai niscaya Dia memberikan kecukupan kepada masing-masingnya dari limpahan karunia-Nya ."  
 
عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ وَهْبٍ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ع فِي قَوْلِ اللَّهِ عَزَّ وَ جَلَّ وَ لْيَسْتَعْفِفِ الَّذِينَ لا يَجِدُونَ نِكاحاً حَتَّى يُغْنِيَهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ قَالَ يَتَزَوَّجُوا حَتَّى يُغْنِيَهُمْ مِنْ فَضْلِهِ
Dari Mu'âwiyah bin Wahb dari Abû 'Abdillâh as tentang firman Allah 'azza wa jalla, Dan hendaklah menjaga kesucian dirinya orang-orang yang tidak mendapatkan nikah hingga Allah memberikan kecukupan kepada mereka dari karunia-Nya.  Beliau berkata, "Hendaklah mereka menikah hingga Dia memberikan kecukupan kepada mereka dari karunia-Nya."  

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ص اتَّخِذُوا الْأَهْلَ فَإِنَّهُ أَرْزَقُ لَكُمْ
Rasûlullâh saw berkata, "Jadikanlah keluarga (menikahlah), karena berkeluarga itu lebih mendatangkan rezeki bagimu."

Tue, 4 Mar 2014 @20:13


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 Abu Zahra · All Rights Reserved