Selamat Datang
image

Abu Zahra

022-2000429 082121981001, 085214981001


Allah 'azza wa jalla berfirman: Sesungguhnya ajaran (yang diterima) di sisi Allah adalah Islam. Rasulullah berkata: Islam itu tinggi dan tidak ada ajaran yang mengungulinya. Imam 'Ali as berkata: Islam adalah jalan yang paling terang.
Kategori

Doa-doa Haji dan 'Umrah [2]

21. Sambil Berjalan setelah Berdoa di Pancuran Ka‘bah
    اللَّهُمَّ إِنِّي إِلَيْكَ فَقِيْرٌ, وَإِنِّي مِنْكَ خَائِفٌ مُسْتَجِيْرٌ, فَلاَ تُبَدِّلِ اسْمِي وَلاَ تُغَيِّرْ جِسْمِي
Allâhumma innî ilaika faqîr, wa innî minka khâ`ifun mustajîr, falâ tubaddilismî walâ tughayyir jismî.

Ya Allah sungguh aku sangat butuh kepada-Mu, dan sungguh aku takut dan berlindung kepada-Mu, maka janganlah Engkau ganti namaku dan janganlah Engkau ubah tubuhku.

22. Dzikir dan Doa dalam Thawâf
    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْألُكَ بِاسْمِكَ الَّذِي يَمْشِي عَلَى طِلَلِ الْمَاءِ كَمَا يَمْشِي بِهِ عَلَى جُدَدِ اْلأَرْضِ, وَأَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ الْمَخْزُونِ الْمَكْنُونِ عِنْدَكَ, وَأَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ اْلأَعْظَمِ اْلأَعْظَمِ الَّذِي إِذَا دُعِيْتَ بِهِ أَجَبْتَ, وَإِذَا سُئِلْتَ بِهِ أَعْطَيْتَ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ, وَأَنْ تَفْعَلَ بِي كَذَا وَكَذَا
Allâhumma innî as`aluka bismikal ladzî yamsyî ‘alâ thilalil mâ`i kamâ yamsyî bihi ‘alâ judadil ardh, wa as`aluka bismikal makhzûnil maknûni ‘indak, wa as`aluka bismikal a‘zhamil a‘zhamil ladzî idzâ du‘îta bihi ajabt, wa idzâ su`ilta bihi a‘thaita an tushalliya ‘alâ muhammadin wa ãli muhammad, wa an taf‘ala bî kadzâ wa kadzâ.

Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan nama-Mu yang (dengannya) berjalan (makhluk-Nya) di atas air sebagaimana berjalan di atas muka bumi. Aku memohon kepada-Mu dengan nama-Mu yang tersimpan lagi tersembunyi di sisi-Mu. Dan aku memohon kepada-Mu dengan nama-Mu yang maha agung yang maha agung yang apabila dengannya Engkau diseru Engkau kabulkan, dan jika Engkau diminta Engkau memberi, Engkau curahkan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, dan Engkau lakukan terhadapku begitu dan begini (ganti dengan doa yang diinginkan).
Apabila sampai di rukun yamani, lakukan iltizâm dan taqbîl (mengusap dan mencium Al-Hajar Al-Aswad, dam bershalawatlah bagi Muhammad dan keluarganya pada setiap putarannya.

23. Doa pada Putaran yang Ketujuh di Mustajâr
    اللَّهُمَّ الْبَيْتُ بَيْتُكَ, وَالْعَبْدُ عَبْدُكَ, وَهَذَا مَقَامُ الْعَائِذِ بِكَ مِنَ النَّارِ. للَّهُمَّ إِنِّي حَلَلْتُ بِفِنَائِكَ فَاجْعَلْ قِرَايَ مَغْفِرَتَكَ, وَهَبْ لِي مَا بَيْنِي وَبَيْنَكَ, وَاسْتَوْهِبْنِي مِنْ خَلْقِكَ
Allâhummal baitu baituk, wal‘abdu ‘abduk, wa hâdzâ maqâul ‘â`idzi bika minan nâr. Allâhumma innî halaltu bifinâ`ik, faj‘alnî qirâya maghfiratak, wahab lî mâ bainî wa bainak, wastauhibnî min khalqik.

Ya Allah rumah ini adalah rumah-Mu, hamba ini adalah hamba-Mu, inilah orang yang berlindung kepada-Mu dari api neraka. Ya Allah sesungguhnya kini aku berada di halaman-Mu, maka jadikanlah ampunan-Mu sebagai penghiburku, dan berikanlah kepadaku pengampunan dosa yang ada antaraku dan Engkau, dan berikanlah kepadaku kebaikan dengan perantaraan makhluk-Mu.
Kemudian akuilah dosa-dosamu kepada Tuhanmu dan ucapkanlah:

    اللَّهُمَّ مِنْ قِبَلِكَ الرَّوْحُ وَالرَّاحَةُ وَالْفَرَحُ وَالْعَافِيَةُ. اللَّهُمَّ إِنَّ عَمَلِي ضَعِيْفٌ فَضَاعِفْهُ لِي, وَاغْفِرْ لِي مَا اطَّلَعْتَ عَلَيْهِ مِنِّي وَخَفِيَ عَلَى خَلْقِكَ, أَسْتَجِيْرُ بِاللهِ مِنَ النَّارِ
Allâhumma min qibalikar rauhu war râhatu wal ‘âfiyah. Allâhumma inna ‘amalî dha‘îfun fadhâ‘ifhu lî, waghfir lî maththala‘ta ‘alaihi minnî wa khafiya ‘alâ khalqik, astajîru billâhi minan nâr.

Ya Allah dari-Mu rahmat, rehat, kebahagiaan dan kesehatan. Ya Allah sungguh amalku itu lemah, maka lipatgandakanlah ia bagiku, dan ampunilah dosa-dosaku yang Engkau ketahui dan yang tersembunyi bagi makhluk-Mu, aku berlindung kepada Allah dari api neraka.

Kemudian berdoa apa saja yang diinginkan.

24. Doa Mengakhiri Thawâf
    اللَّهُمَّ قَنِّعْنِي بِمَا رَزَقْتَنِي, وَبَارِكْ لِي فِيْمَا آتَيْتَنِي
Allâhumma qanni‘nî bimâ razaqanî, wa bârik lî fîmâ ãtaitanî.

Ya Allah cukupkanlah aku dengan rezeki yang Engkau berikan kepadaku, dan berkahilah aku pada apa yang Engkau berikan kepadaku.

25. Doa setelah Shalat Thawâf
    الْحَمْدُ ِللهِ بِمَحَامِدِهِ كُلِّهَا عَلَى نَعْمَائِهِ كُلِّهَا حَتَّى يَنِتَهِيَ الْحَمْدُ إِلَى مَا يُحِبُّ رَبِّي وَيَرْضَى. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ, وَتَقَبَّلْ مِنِّي وَطَهِّرِ قَلِبِي وَزَكِّ عَمَلِي
Alhamdu lillâhi bimahâmidihi kullihâ ‘alâ na‘mâ`ihi kullihâ hattâ yantahiyal hamdu ilâ mâ yuhibbu rabbî wa yardhâ. Allâhumma shalli ‘alâ muhammadin wa ãli muhammad, wa taqabbal minnî wa thahhir qalbî wa zakki ‘amlî.

Segala puji bagi Allah dengan pujian-pujian-Nya seluruhnya atas karunia-Nya semuanya hingga berakhirlah pujian itu kepada yang Dia suka dan Dia ridha. Ya Allah curahkanlah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, terimalah amal dariku, sucikanlah hatiku dan ikhlaskanlah amalku.

26. Doa ketika Meminum Air Zamzam
    اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ عِلْمًا نَافِِعًا, وَرِزْقًا وَاسِعًا, وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ وَسَقَمٍ, إِنَّكَ قَادِرٌ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ
Allâhummaj‘alhu ‘ilman nâfi‘â, wa rizqan wâsi‘â, wa syifâ`an min kulli dâ`in wa saqam, innaka qâdirun yâ rabbal ‘âlamîn.

Ya Allah jadikanlah ia ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan obat bagi setiap penyakit, sesungguhnya Engkau maha kuasa wahai Tuhan pemilik alam semesta.

27. Doa di Bukit Shafa
    لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ, يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Lâ ilâha illallâhu wahdahu lâ syarîka lah, lahul mulku wa lahul hamd, yuhyî wa yumîtu wa huwa ‘alâ kulli syai`in qadîr.

Tidak ada tuhan selain Allah sendiri-Nya tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya pujian dan punya-Nya kerajaan, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia maha kuasa atas segala sesuatu. (Dibaca tiga kali)

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَالْيَقِيْنَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ.
Allâhumma innî as`alukal ‘afwa wal ‘âfiyata wal ya-qîna fid dun-yâ wal ãkhirah.

Ya Allah aku memohon kepada-Mu maaf, kekuatan dan keyakinan di dunia dan akhirat. (Dibaca tiga kali)

    رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanâ ãtinâ fid dun-yâ hasanatan wa fil ãkhirati hasanatan wa qinâ ‘adzâban nâr.

Wahai Tuhan kami berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan jagalah kami dari api neraka. (Dibaca tiga kali)

الْحَمْدُ للهِ
Alhamdu lillâh.

Segala puji bagi Allah. (Seratus kali)


اللهُ أَكْبَرُ
Allâhu akbar.

Allah maha besar. (Seratus kali)


سُبْحَانَ اللهِ
Subhânallâh.

Maha suci Allah. (Seraus kali)


لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ
Lâ ilâha illallâh.

Tidak ada tuhan selain Allah. (Seratus kali)

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullâha wa atûbu ilaih.

Aku memohon ampun kepada Allah dan bertobat kepada-Nya. (Seratus kali)

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ
Allâhumma shalli ‘alâ muhammadin wa ãli muhammad.

Ya Allah curahkanlah shalawât kepada Muhammad dan keluarga Muhammad. (Seratus kali)
Kemudian berdoa dengan doa berikut:

يَا مَنْ لاَ يَخِيْبُ سَائِلُهُ, وَلاَ يَنْفَدُ نَائِلُهُ, صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ, وَأَعِذْنِي مِنَ النَّارِ بِرَحْمَتِكَ
Yâ man lâ yakhîbu sâ`iluh, walâ yanfadu nâ`iluh, shalli ‘alâ muhammadin wa ãli muhammad, wa a‘idznî minan nâri birahmatik.

Wahai Tuhan yang peminta-Nya tidak hampa, dan orang yang memperoleh (karunia)-Nya tidak habis, curahkanlah shalawât kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, dan lindungilah aku dari api neraka dengan kasih-Mu. 

28. Doa di Tangga Keempat dengan Menghadap Ke Ka‘bah
    اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهِ وَغُرْبَتِهِ وَوَحْشَتِهِ وَظُلْمَتِهِ وَضِيْقِهِ وَضَنْكِهِ. اللَّهُمَّ أَظِلَّنِي فِي ظِلِّ عَرْشِكَ يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّكَ
Allâhumma innî a‘ûdzu bika min ‘adzâbil qabri wa fitnatihi wa ghurbatihi wa wahsyatihi wa zhulmatihi wa dhîqihi wa dhankih. Allâhumma azhillanî fî zhilli ‘arsyika yauma lâ zhilla illâ zhilluk.

Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, fitnahnya, asingnya, sepinya, gelapnya, sempitnya dan himpitannya. Ya Allah naungilah aku dalam naungan singgasana-Mu pada hari tidak ada naungan selain naungan-Mu.

29. Doa pada Waktu Sa‘i
    بِاسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ, اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ. اللَّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَتَجَاوَزْ عَمَّا تَعْلَمُ إِنَّكَ أَنْتَ اْلأَعَزُّ اْلأَكْرَمُ, وَاهْدِنِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ. اللَّهُمَّ إِنَّ عَمَلِي ضَعِيْفٌ فَضَاعِفْهُ لِي وَتَقَبَّلْ مِنِّي. اللَّهُمَّ لَكَ سَعْيِي, وَبِكَ حَوْلِي وَقُوَّتِي, تَقَبَّلْ عَمَلِي يَا مَنْ يَقْبَلُ عَمَلَ الْمُتَّقِيْنَ
Bismillâhi wallâhu akbar, allâhumma shalli ‘alâ muhammadin wa ãli muhammad. Allâhummaghfir warham wa tajâwaz ‘ammâ ta‘lamu innaka antal a‘azzul akram, wahdinî lillatî hiya aqwam. Allâhumma inna ‘amalî dha‘îfun fadhâ‘ifhu lî wa taqabbal minnî. Allâhumma laka sa‘yî, wa bika haulî wa quwwatî, taqabbal ‘amalî yâ man yaqbalu ‘amalal muttaqîn.

Dengan menyebut nama Allah dan Allah maha besar, ya Allah curahkanlah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad. Ya Allah ampunilah, rahmatilah dan maafkanlah dari segala dosa yang Engkau ketahui, sesungguhnya Engkau maha besar lagi maha mulia, dan tunjukilah aku ke jalan yang lurus. Ya Allah, sungguh amalku itu lemah, maka lipatgandakanlah ia bagiku dan terimalah dariku. Ya Allah karena-Mu aku melakukan sa‘i, dan dengan-Mu dayaku dan kekuatanku, terimalah amalku wahai Tuhan yang menerima amal  orang-orang yang bertaqwâ.
 
30. Doa di Marwah
    يَا مَنْ أَمَرَ بِالْعَفْوِ, يَا مَنْ يَجْزِي عَلَى الْعَفْوِ, يَا مَنْ دَلَّ عَلَى الْعَفْوِ, يَا مَنْ زَيَّنَ الْعَفْوَ, يَا مَنْ يُثِيْبُ عَلَى الْعَفْوِ, يَا مَنْ يُحِبُّ الْعَفْوَ, يَا مَنْ يُعْطِي عَلَى الْعَفْوِ, يَا مَنْ يَعْفُو عَلَى الْعَفْوِ, يَا رَبَّ الْعَفْوِ, الْعَفْوَ الْعَفْوَ
Yâ man amara bil ‘afw, yâ man yajzî ‘alal ‘afw, yâ man dalla ‘alal ‘afw, yâ man zayyanal ‘afw, yâ man yutsîbu ‘alal ‘afw, yâ man yuhibbul ‘afw, yâ man yu‘thî ‘alal ‘afw, yâ man ya‘fû ‘alal ‘afw, yâ rabbal ‘afw, al‘afwa al‘afw.

Wahai yang menyuruh memberikan maaf, wahai yang memberikan balasan bagi orang yang memberikan maaf, wahai yang menunjuki kepada maaf, wahai yang menghiasa maaf, wahai yang memberikan pahala bagi orang yang memberikan maaf, wahai yang mencintai maaf, wahai memberikan maaf, wahai memberikan maaf kepada orang yang memberikan maaf, wahai yang punya maaf, maafkanlah maafkanlah.

31. Doa ketika Menuju ke Mina
    اللَّهُمَّ إِيَّاكَ أَرْجُو, وَإِيَّاكَ أَدْعُو, فَبَلِّغْنِي أَمَلِي, وَأَصْلِحْ لِي عَمَلِي
Allâhumma iyyâka arjû, wa iyyâka ad‘û, faballighnî amalî, wa ashlih lî ‘amalî.

Ya Allah hanya kepada-Mu aku mengharap, dan hanya kepada-Mu aku memohon, maka sampaikanlah aku kepada cita-citaku, dan perbaikilah amalku. 

32. Doa ketika tiba di Mina
    الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي أًَقْدَمَنِيْهَا صَالِحًا فِي عَافِيَةٍ, وَبَلَّغَنِي هَذَا الْمَكَانَ. اللَّهُمَّ وَهَذِهِ مِنَى وَهِيَ مِمَّا مَنَنْتَ بِهِ عَلَى أَولِيَائِكَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ, فَإِنَّمَا أَنَا عَبْدُكَ وَفِي قَبْضَتِكَ
Alhamdu lillâhil ladzî aqdamanîhâ shâlihan fî ‘âfiyah, wa ballaghanî hâdzal makân. Allâhumma wa hâdzihî minâ wa hiya mimmâ mananta bihi ‘alâ auliyâ`ika wa ahli thâ‘atik, fa`innamâ anâ ‘abduka wa fî qabdhatik.

Segala puji bagi Allah yang telah mendatangku ke sini dalam keadaan saleh di dalam afiat dan Dia telah menyampaikanku ke tampat ini. Ya Allah inilah Mina yang dengannya Engkau karuniakan manâsik kepada wali-wali-Mu, Engkau curahkan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, dan Engkau karuniaan kepadaku padanya sebagaimana telah Engkau karuniakan kepada wali-wali-Mu dan orang-orang yang taat kepada-Mu, maka aku hanyalah hamba-Mu dan dalam genggaman-Mu.

Catatan
Perempuan yang membaca doa ini kata shâlihan diganti shâlihatan, dan ‘abduka menjadi amatuka.

33. Doa ketika Menuju ‘Arafah
    اللَّهُمَّ إِلَيْكَ صَمَدْتُ, وَإِيَّاكَ اعْتَمَدْتُ, وَوَجْهَكَ أَرَدْتُ, وَقَوْلَكَ صَدَّقْتُ, وَأَمْرَكَ اتَّبَعْتُ, أَسْأَلُكَ أَنْ تُبَارِكَ لِي فِي أَجَلِي, وَأَنْ تَقْضِيَ لِي حَاجَتِي, وَأَنْ تَجْعَلَنِي مِمَّنْ تُبَاهِي بِهِ الْيَوْمَ مَنْ هُوَ أَفْضَلُ مِنِّي
Allâhumma ilaika shamadt, wa iyyâka‘ tamadt, wa wajhaka aradt, wa qaulaka shaddaqt, wa amrakat taba‘t. As`aluka an tubârika lî fî ajalî, wa an taqdhiya lî hâjatî, wa an taj‘alanî mimman tubâhî bihil yauma man huwa afdhalu minnî.

Ya Allah kepada-Mu aku bergantung, kepada-Mu aku bersandar, wajah-Mu yang kuharap, firman-Mu aku benarkan, dan perintah-Mu aku ikuti, aku memohon kepada-Mu Engkau berkahi aku dalam ajalku, dan Engkau tunaikan bagiku kebutuhanku, dan Engkau jadikan aku di antara orang yang dengannya Engkau banggakan pada hari tehadap orang yang lebih utama dariku. 

34. Doa-doa di ‘Arafah
Dari Abû Bashîr dari Abû ‘Abdillâh as berkata, "Apabila kamu telah mendatangi tempat waqûf (mauqif), maka menghadaplah ke Al-Bait (kiblat) dan bertasbîh kepada Allah yang maha tinggi 100 kali, bertakbîr kepada Allah yang maha tinggi 100 kali, dan kamu ucapkan: Mâ syâ`allâhu lâ quwwata illâ billâh (apa yang Allah kehendaki tidak ada kekuatan selain dengan Allah) 100 kali, kamu ucapkan: Asyhadu an lâ ilâha illallâhu wahdahu lâ syarîka lah, lahul mulku wa lahul hamd, yuhyî wa yumît, wa yumîtu wa yuhyî, biyadihil khairu wa huwa ‘alâ kulli syai`in qadîr (Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah sendiri-Nya tidak ada sekutu bagi-Nya, kepunyaan-Nya kerajaan dan pujian, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia mematikan dan menghidupkan, di tangan-Nya segala kebaikan dan Dia maha kuasa atas segala sesuatu) 100 kali. Kemudian baca 10 ayat dari awal sûrah Al-Baqarah, kemudian baca (sûrah) Qul huwallâhu ahad 3 kali, dan kamu baca Ãyatul Kursiyy hingga kamu selesai darinya, lalu kamu baca Ãyâtus sukhrah : Inna rabbakumullâhul ladzî khalaqas samâwâti wal ardha fî sittati ayyâmin tsummas tawâ ‘alal ‘arsyi yughsyil lailan nahâra yathlubuhu hatsîtsan sampai akhir ayat (Al-A‘râf 7/54). Kemudian kamu baca (sûrah) Qul a‘ûdzu birabbil falaq dan Qul ‘aûdzu birabbin nâ s hingga selesai.

Kemudian kamu puji Allah ‘azza wa jalla atas setiap nikmat yang Dia berikan kepadamu dan kamu sebutkan satu persatu apa yang bisa kamu hitung darinya, kamu puji Dia atas karunia yang Dia berikan kepadamu dari keluarga atau harta, kamu puji Allah ‘azza wa jalla atas bala yang diujikan kepadamu dan kamu ucapkan: Allâhumma lakal hamdu ‘alâ na‘mâ`ikal latî lâ tuhshâ bi‘adad, walâ tukâfâ bi‘amal (Ya Allah, bagi-Mu segala puji atas karunia-karunia-Mu yang tidak dapat dihitung  dengan angka dan tidak bisa dibalas dengan amal). Dan kamu puji Dia dengan setiap ayat yang padanya Dia sebutkan pujian bagi diri-Nya di dalam Al-Quran, dan kamu sucikan Dia dengan setiap tasbîh yang dengannya Dia sebutkan diri-Nya dalam Al-Quran, dan kamu agungkan Dia dengan setiap takbîr yang dengannya Dia agungkan diri-Nya di dalam Al-Quran, dan kamu tahlîl-kan Dia dengan setiap tahlîl yang dengannya Dia tahlîl-kan diri-Nya di dalam Al-Quran. Dan kamu sampaikan shalawât bagi Muhammad dan keluarga Muhammad dan kamu perbanyak darinya dan bersungguh-sungguh padanya. Kamu berdoa kepada Allah ‘azza wa jalla dengan setiap nama yang dengannya Dia namai diri-Nya di dalam Al-Quran dan dengan setiap nama yang kamu indahkan Dia. Dan kamu berdoa kepada-Nya dengan nama-nama yang terdapat di akhir (sûrah) Al-Hasyr, dan kamu ucapkan:

    أَسْأَلُكَ يَا اللهُ يَا رَحْمَانُ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ, وَأَسْأَلُكَ بِقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ وَعِزَّتِكَ وَبِجَمِيْعِ مَا أَحَاطَ بِهِ عِلْمُكَ وَبِجَمْعِكَ وَبِأَرْكَانِكَ كُلِّهَا, وَبِحَقِّ رَسُولِكَ صَلَوَاتُكَ عَلَيْهِ وَآلِهِ, وَبِاسْمِكَ اْلأَكْبَرِ اْلأَكْبَرِ, وَبِاسْمِكَ الْعَظِيْمِ الَّذِي مَنْ دَعَاكَ بِهِ كَانَ حَقًّا عَلَيْهِ أَنْ تُجِيْبَهُ, وَبِاسْمِكَ اْلأَعْظَمِ اْلأَعْظَمِ اْلأَعْظَمِ الَّذِي مَنْ دَعَاكَ بِهِ كَانَ حَقًّا عَلَيْهِ أَنْ لاَ تَرُدَّهُ, وَأَنِ تُعْطِيَهُ مَا سَأَلَ, أَنْ تَغْفِرَ لِي جَمِيْعَ ذُنُوبِي فِي جَمِيْعِ عِلْمِكَ فِيَّ
As`aluka yâ allâhu yâ rahmânu bikullismin huwa lak, wa as`aluka biquwwatika wa qudratika wa ‘izzatika wa bijamî‘i mâ ahâtha bihi ‘ilmuk, wa bijam‘ika wa biarkânika kullihâ, wa bihaqqi rasûlika shalawâtuka ‘alaihi wa ãlih, wa bismikal akbaril akbar, wa bismikal ‘azhîmil ladzî man da‘âka bihi kâna haqqan ‘alaihi an tujîbah, wa bismikal a‘zhamil a‘zhamil ladzî man da‘âka bihi kâna haqqan ‘alaihi an lâ taruddah, wa an tu‘thiyahu mâ sa`al, an taghfira lî jamî‘a dzunûbî fî jamî‘i ‘ilmika fiyy.

Aku memohon kepada-Mu ya Allah ya rahmân, dengan setiap nama yang ia itu punya-Mu, dan aku memohon kepada-Mu dengan kekuatan-Mu, kuasa-Mu, kemuliaan-Mu dan dengan semua yang dengannya ilmu-Mu meliputinya, dan dengan jam‘ika dan dengan rukun-rukun-Mu semuanya, dan dengan hak Rasûl-Mu shalawât-Mu baginya dan keluarganya, dan dengan nama-Mu yang maha besar yang maha besar, dan dengan nama-Mu yang maha agung yang siapa berdoa kepada-Mu dengannya adalah hak atas-Mu untuk Engkau kabulkan dia, dan dengan nama-Mu yang maha agung yang maha agung yang maha agung yang siapa berdoa kepada-Mu dengannya adalah hak atas-Mu bahwa Engkau tidak menolaknya, dan Engkau berikan kepadanya apa yang dia minta, dan Engkau ampuni bagiku semua dosa-dosaku dalam semua ilmu-Mu padaku.

Dan kamu minta kebutuhanmu semuanya dari urusan akhirat dan dunia kepada Allah yang maha tinggi, dan inginkanlah kepada-Nya untuk datang kembali pada tahun yang akan datang dan pada setiap tahun. Dan kamu minta surga kepada Allah sebanyak 70 kali, dan kamu bertobat kepada-Nya 70 kali, dan hendaklah (doa berikut) menjadi bagian dari doamu:

    اللَّهُمَّ فُكَّنِي مِنَ النَّارِ, وَأَوْسِعْ عَلَيَّ مِنْ رِزْقِكَ الْحَلاَلِ الطَّيِّبِ, وَارْدُدْ عَنِّي شَرَّ فَسَقَةِ الْجِنِّ وَاْلإِنْسِ, وَشَرِّ فَسَقَةِ الْعَرَبِ وَالْعَجَمِ
Allâhumma fukkanî minan nâr, wa ausi‘ ‘alayya min rizqikal halâlith thayyib, wardud ‘annî syarra fasaqatil jinni wal ins, wa syarra fasaqatil ‘arabi wal ‘ajam.

Ya Allah bebaskanlah aku dari api neraka, luaskanlah bagiku dari rezeki-Mu yang halal lagi baik, dan tolakkan dariku kejahatan kaum jin dan manusia uang fâsiq dan kejahatan bangsa ‘Arab dan bangsa ‘Ajam.

Maka apabila kamu selesaikan doa ini sedangkan matahari belum terbenam, maka ulangi kembali dari awalnya hingga akhirnya, dan janganlah kamu merasa jenuh untuk berdoa, merendahkan diri dan menyampaikan permintaan." 

Dan jika doa ini telah selesai dibaca sedangkan matahari belum terbenam, maka diulangi lagi membaca doa tersebut dari awal.

35. Doa ‘Arafah   
    لا َإِلَهَ إلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ, يُحْيِي وَيُمِيْتُ, وَيُمِيْتُ وَيُحْيِي, وَهُوَ حَيٌّ لاَ يَمُوتُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ, وَهُو عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ, أَنْتَ كَمَا تَقُولُ وَخَيْرٌ مَا يَقُولُ الْقَائِلُونَ. اللَّهُمَّ لَكَ صَلاَتِي وَدِيْنِِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي, وَلَكَ تُرَاثِي وَبِكَ حَوْلِي وَمِنْكَ قُوَّتِي. اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْفَقْرِ, وَمِنْ وَسْوَاسِ الصَّدْرِ, وَمِنْ شَمَّاتِ اْلأَمْرِ, وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ, وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ. اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا تَأْتِي بِهِ الرِّيَاحُ, وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَأْتِي بِهِ الرِّيَاحُ, وَأَسْأَلُكَ خَيْرَ اللَّيْلِ وَخَيْرَ النَّهَارِ
Lâ ilâha illallâhu wahdahu lâ syarîka lah, lahul mulku wa lahul hamd, yuhyî wa yumîtu wa yumîtu wa yuhyî, wa huwa hayyun lâ yamût, biyadihil khairu wa huwa ‘alâ kulli syai`in qadîr. Allâhumma lakal hamd, anta kamâ taqûlu wa khairun mâ yaqûlul qâ`ilûn. Allâhumma laka shalâtî wa dînî wa mahyâya wa mamâtî, laka turâtsî wa bika haulî wa minka quwwatî. Allâhumma innî a‘ûdzu bika minal faqr, wa min waswâsish shadr, wa min syammâtil amr, wa min ‘adzâbin nâr, wa min ‘adzâbil qabr. Allâhumma innî as`aluka min khairi mâ ta`tî bihir riyâh, wa a‘ûdzu bika min syarri mâ ta`tî bihir riyâh, wa as`aluka khairal laili wa khairan nahâr.

Tidak ada tuhan selain Allah sendiri-Nya tidak ada sekutu bagi-Nya, punya-Nya kerajaan dan milik-Nya pujian, Dia menghidupkan dan Dia mematikan, Dia mematikan dan Dia menghidupkan, Dia hidup tidak mati di tangan-Nya segala kebaikan, dan Dia maha kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah bagi-Mu segala puji, Engkau sebagaimana Engkau katakan dan (Engkau) lebih baik dari apa yang mereka katakan. Ya Allah karena-Mu shalatku dan ajaranku, hidupku dan matiku, dan karena-Mu warisanku dan dayaku dan dari-Mu kekuatanku. Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari kemiskinan, waswas hati, mengabaikan perintah, dari siksa api neraka dan dari siksa kubur. Ya Allah aku memohon kepada-Mu dari kebaikan yang dibawa oleh angin, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang dibawa oleh angin, dan aku memohon kepada-Mu kebaikan malam dan kebaikan siang. 

Tue, 4 Mar 2014 @15:12


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 Abu Zahra · All Rights Reserved