Selamat Datang
image

Abu Zahra

022-2000429 082121981001, 085214981001


Allah 'azza wa jalla berfirman: Sesungguhnya ajaran (yang diterima) di sisi Allah adalah Islam. Rasulullah berkata: Islam itu tinggi dan tidak ada ajaran yang mengungulinya. Imam 'Ali as berkata: Islam adalah jalan yang paling terang.
Kategori

Makna Akhirat

Akhirat maknanya kehidupan kita yang terakhir. Pada awalnya kita dihidupkan Allah di langit, kemudian kita diturunkan ke bumi untuk mengabdi pada-Nya, kemudian kita dimatikan-Nya dan masuk ke barzakh untuk memetik hasil dari perbuatan kita yang kita tanam di bumi dan juga menunggu tiupan terompet kebangkitan, kemudian kita dibangkitkan dari barzakh dan dipindahkan ke bumi baru, kemudian di bumi baru itu kita akan merasakan kiamat (tegaknya keadilan Allah secara menyeluruh), di dalam qiyâmah ada beberapa pertunjukkan yang mengguncangkan jiwa, yaitu ada 'ardhul kitâb , hisâb , mîzân , dîwân dan shirâth. Kemudian setelah itu kita dimasukkan ke akhirat.

Akhirat itu ada yang menguntungkan, sebab ia jauh lebih baik dari dunia ini sebagaimana firman Allah Yang Maha Tinggi, Dan sungguh akhirat itu lebih baik bagimu dari dunia . [Surah Al-Dhuhâ 93/4] Dan ada yang merugikan sebagaimana dalam firman-Nya, Dan barangsiapa yang mencari ajaran selain Islam, maka tidak akan diterima, dan di akhirat dia termasuk orang yang merugi . [Surah Âli 'Imrân 3/85]

Semua manusia kembali kepada Allah, dan kita suka mengucapkan kalimat istirjâ' terutama jika ada musibah yang menimpa: Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji'ûn (Sesungguhnya kami kepunyaan Allah, dan sesungguhnya kepada-Nya kami kembali). Dan sebagian orang ketika medoakan orang yang mati mengucapkan: Semoga kembali ke pangkuan bapak di surga.

Surga dan Neraka
Kembalinya manusia kepada Allah Yang Maha Pencipta itu, ada yang kembali kepada rahmat-Nya dan ada yang kembali kepada azab-Nya. Maka niatkanlah ketika mengucapkan kalimat istirjâ' itu bahwa kita berdoa ingin kembali kepada rahmat-Nya. Dikisahkan bahwa neraka dan surga pernah berdebat, karena masing-masing ingin mendapat penghuni yang terbanyak, lalu Allah melerainya dengan berfirman, Anti ayyatuhal jannatu rahmatî, arhamu biki man asyâ`, wa anti ayyatuhan nâru 'adzâbî, u'adzdzibu biki man asyâ` (Kamu wahai surga adalah rahmat-Ku, denganmu Aku kasihi manusia yang Aku kehendaki. Dan kamu wahai neraka adalah azab-Ku, denganmu aku menyiksa orang yang Aku kehendaki) .

Negeri Akhirat
Akhirat jika telah digabungkan dengan negeri (dâr ), maka maknanya adalah surga sebagaimana dalam firman-Nya Yang Maha Tinggi, Dan carilah negeri akhirat dengan apa-apa yang telah Kuberikan padamu, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari dunia . [Surah Al-Qashash 28/77] Negeri akhirat, Kami menjadikannya bagi orang-orang yang tidak menginginkan kesombongan di bumi. [Al-Qashash 28/83] Dan sesungguhnya negeri akhirat itu benar-benar kehidupan (yang sesungguhnya) kalaulah mereka paham . [Surah Al-'Ankabût29/64]

Kita wajib beriman kepada telah adanya akhirat, yaitu surga dan neraka, dan jika tidak, maka kita akan menjadi orang yang kufur. Dan apabila kita manusia yang bertaqwa, maka pasti kita yakin kepada akhirat. Wa bil âkhirati hum yûqinûn .

Tue, 18 Feb 2014 @12:47


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 Abu Zahra · All Rights Reserved